Selasa, 14 April 2015

Struktur Teks Ulasan 99 Cahaya Di langit Eropa part 1-2



Orientasi :
99 Cahaya di Langit Eropa adalah film drama religi tahun 2013 dari Indonesia. Film ini adalah film ke-40 yang dirilis oleh Maxima Pictures. Film drama ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra.
Film ini mengisahkan pengalaman seorang jurnalis asal Indonesia yang sedang menemani suaminya menjalani kuliah doktorat di Vienna, Austria. Mengisahkan bagaimana mereka beradaptasi, bertemu dengan berbagai sahabat hingga akhirnya menuntun mereka kepada jejak-jejak agama Islam di benua Eropa yang dibawa oleh bangsa Turki di era Merzifonlu Kara Mustafa Pasha dari Kesultanan Utsmaniyah. Film 99 cahaya di langit eropa serupa dengan film Haji Backpacker.

Tafsiran isi 1 :

Berawal dari Vienna (Austria), Hanum dan Rangga memulai kisahnya. Rangga yang saat itu menempuh kuliah doktor di WU Vienna dan Hanum yang bekerja di bidang jurnalistik mendampingi sang suami selama di Eropa. Mereka sangat sulit hidup di Eropa apalagi dengan status mereka sebagai muslim. Rangga kesulitan mencari makanan yang halal dan kesulitan mencari tempat sholat dikampusnya. Sedangkan Hanum mengalami kesulitan mencari pekerjaan karena kurang fasih berbahasa jerman.

Hanum menemukan harapannya setelah melihat sebuah poster kursus berbahasa Jerman gratis. Saat mengikuti kursus tersebut, Hanum bertemu dengan Fatma,seorang muslimah Turki yang berkerudung. Fatma ini memiliki perangai yang sangat luhur. Hal ini dibuktikan ketika dia membayarkan belanja orang yang menghina agamanya. Pada waktu itu hanum sangat marah kepada orang tersebut, akan tetapi fatma dengan tindakannya yang sangat bijak dan tanpa menimbulkan kekerasan. Pada akhirnya orang-orang tersebut mengakui dan menyesali atas perkataan dan perbuatan yang telah dilakukan. Selain fatma, ada seorang gadis kecil yang sangat ceria, penuh semangat dalam hidup yang membuat hanum merasa nyaman dan bahagia bersamanya. Dia bernama aisye. Ayse ini adalah putri dari fatma pasha. Pertemuan hanum dengan fatma dan aisye ini menimbulkan kesan yang mendalam. Karena sejak mereka bersama-sama berjalan mengelilingi bagian-bagian dari kota-kota yang ada di eropa, dia di ajarkan dan berikan segala informasi tentang negara tersebut. Salah satunya yang paling berkesan adalah tentang sejarah islam di benua eropa. Mendengar penjelasan dari fatma tentang perkembangan islam di benua eropa, hanum merasa sangat bengga dan semakin menumbuhkan kecintaan yang terus berkobar menjadi seorang muslimah. Karena selain mendengar dari semua penjelasan fatma, dia juga secara langsung menyaksikan dan merasakan keaslian dari tempat-tempat bersejarah dari perkembangan islam di benua eropa sampai dengan puncak kejayaannya. Disamping aktivitas yang dilakukan oleh hanum. Tiba-tiba fatma dan Ayse menghilang entah kemana. Teman Ayse yaitu Leon pernah bertanya pada Hanum dimana ayse, tapi Hanum tidak tahu fatma dan ayse dimana. Hanum pun pernah kerumah fatma tapi hasilnya nihil.

Tafsiran Isi 2

Pada adegan Rangga, penonton ditunjukkan tentang lika-liku kehidupan kampus dengan mahasiswa muslim minoritas. Rangga memiliki teman bernama stefan seorang penganut atheis yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap islam. Stefan sering bertanya kepada Rangga tentang Tuhan ,sholat dan puasa. Rangga juga mempunyai seorang teman muslim asal Pakistan yang bernama Khan. Bersama Khan, Rangga merasa tidak sendiri sebagai seorang muslim. Khan pernah memberi bekal makanan yang hallal kepada Rangga, Rangga sangat senang menerimanya. Namun kehidupan kampus Rangga dan Khan sangatlah sulit. Kampus Rangga dan Khan tidak memiliki sebuah musholla yang layak. Mereka pun harus sholat diruangan ibadah yang bercampur dengan agama lain.
Perjalanan pasangan suami istri Rangga dan Hanum di benua Eropa masih terus berlanjut. Diceritakan sebelumnya Hanum kehilangan sahabat karibnya Fatma yang tiba-tiba menghilang dari Vienna tanpa memberi penjelasan apapun. Hanum sangat ingin bertemu Fatma. Hanum juga sering menceritakan perjalanan spiritualnya pada Fatma melalui E-mail, namun Fatma tidak pernah membalasnya. Ketika harapannya untuk bertemu Fatma mulai pupus, ternyata sang Fatma mulai membalas email dan mengajaknya untuk berkunjung ke Istanbul. Dengan senang hati Hanum dan Rangga menerima ajakan Fatma untuk pergi ke istanbul sekaligus bertemu dengan Fatma dan Ayse. Disaat Hanum dan Rangga bertemu dengan Fatma, Fatma hanya sendiri Ayse tidak ada. Hanum sempat bertanya pada Fatma dimana Ayse. Dan Fatma mengajak Hanum pergi kesebuah pemakaman umum di Istanbul,dan menunjukkan kepada salah satu nisan yang bertuliskan Ayse Pasha. Ternyata Ayse telah meninggal tiga bulan lalu.
Sayang dalam film ini tidak banyak menceritakkan Fatma dan Ayse. Tiba-tiba Fatma dan Ayse diceritakkan menghilang begitu saja.


Evaluasi

Setelah menonton film 99 Cahaya Di Langit Eropa ini, kami sangat terkesan melihat perjalanan sepasang  tokoh yang selalu berjuang untuk memperoleh kesuksesan. kesuksesan dalam hal ini dimaksudkan pada kesuksesan meraih prestasi dalam pendidikan, pengetahuan,dan sejarah islam di eropa. Selain dari pada itu, yang membuat kesan mendalam dari film tersebut adalah kecerdasan sutradara mengemas film tersebut secara apik, penuh teka-teki, di atur sedemikian rupa sehingga membuat setiap orang yang menonton film ini terpukau. kemudian karena lokasi pembuatan filmnya yang langsung di buat di Negara-negara eropa, sehingga para penonton secara tidak langsung bisa mengetahui tentang segala informasi dari Negara-negara yang ada di eropa, mulai dari pemerintahannya, wisatanya, tempat-tempat bersejarah islam lainnya.

Kesimpulan

Film yang diadaptasi dari Novel best seller tersebut sangat memotivasi dari segala sisi. Baik dari sisi keyakinan, pendidikan, kasih sayang, dan lain sebagainya. Film ini sangat layak ditonton oleh semua kalangan. Disamping itu, untuk umat muslim kita dapat mengetahui berbagai macam sejarah islam di benua eropa dan hidup bertoleransi antar umat beragama. 


Semoga bermanfaat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar